06/06/2019

Tanda Amal Ibadah (Puasa) Kita Diterima oleh Allah

Meskipun ibadah puasa yang oleh umat Islam di Bulan Ramadhan telah dilakukan secara sempurna, memenuhi syarat dan rukunnya. Itu belum tentu diterima oleh Allah. Karena, untuk diterimanya suatu amalan oleh Allah membutuhkan suatu keikhlasan dari kita yang mengerjakannya.


Beberapa pendapat mengatakan, untuk mengetahui apakah suatu ibadah, misalnya puasa kita diterima atau tidak oleh Allah, maka ciri yang terdapat pada orang tersebut adalah tetap istiqamah menjalan kebiasaan baiknya selama Bulan Ramadhan. Jika biasanya sanggup melaksanakan aktivitas ibadah baik tersebut secara berkelanjutan berarti ibadahnya telah diterima oleh Allah.

Menurut Alm. Ustadz Arifin, dalam paparannya mengenai ibadah puasa,  tanda yang pertama ibadah puasa diterima Allah adalah, adanya perubahan besar dan perbaikan nyata pada diri seseorang yang melakukan ibadah di bulan Ramadhan tersebut. Perubahan itu bahkan bisa dirasakan bukan hanya oleh seseorang tersebut, tapi juga oleh keluarga, tetangga, dan sahabatnya.

Memang, kita tidak tahu secara pasti apakah amal ibadah yang kita lakukan secara umum dan khususnya di bulan Ramadhan diterima atau tidak oleh Allah SWT. Sehingga adanya rasa khawatir jika amal ibadah kita ditolak Allah itu merupakan hal yang wajar. Namun demikian, suatu ibadah diterima atau tidak memiliki tanda - tandanya. Tanda paling sederhana, ibadah kita diterima Allah yakni dimudahkan untuk melakukan amal kebaikan selanjutnya dan Allah beri orang tersebut taufiq agar istiqamah tetap bisa melaksanakan ibadah tersebut selanjutnnya.

Sebagaimana para ulama’ mengatakan: 
“Sesungguhnya diantara alamat diterimanya kebaikan adalah kebaikan selanjutnya”

Khusus mengenai ibadah di bulan Ramadhan, Ibnu Rajab Al-Hambali mengatakan: “Membiasakan puasa setelah puasa Ramadhan merupakan tanda diterimanya amal puasa di bulan Ramadhan. Sesungguhnya Allah jika menerima suatu amal hamba, maka Allah beri ia taufik untuk melakukan amal shalih setelahnya.”

Selanjutnya, Syaikh Shalih Al-Fauzan hafidzahullah juga berkata:

“Diantara tanda diterimanya amal shalih di bulan Ramadhan adalah keadaan seorang muslim setelahnya menjadi lebih baik daripada sebelum Ramadhan, karena kebaikan akan mengajak kepada kebaikan (selanjutnya) dan amal shalih akan mengajak pada amal shalih lainnya.”

Berikut tanda lainnya jika amal ibadah kita di bulan Ramadhan diterima Allah SWT ialah merasa khawatir jika amal ibadah kita ditolak

Sebagaimana dalam ayat berikut tentang orang yang telah memberikan tetapi malah takut. Allah berfirman:

”Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Rabb mereka.” (QS. Al Mukminun: 60).

Dalam suatu riwayat, Aisyah pernah bertanya kepada Rasulullah mengenai tanda orang yang amalnya diterima Allah. Dan Rasulullah menjelaskan kepada Aisyah, bahwa: mereka adalah orang-orang yang berpuasa, menegakkan shalat dan bersedekah dan mereka merasa takut amalan yang telah mereka kerjakan tidak diterima di sisi Allah. Mereka itulah golongan yang senantiasa berlomba-lomba dalam mengerjakan kebajikan.”

Semoga Allah selalu menerima amal ibadah kita. Amiin

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda