07/03/2018

Fungsi dan Kegunaan Sosiologi dalam Masyarakat


(Sumber gambar:vsa.net.vn)
Istilah dan kata ‘sosiologi’ pertama kali digunakan oleh Auguste Comte (1798-1859). Comte menyatakan bahwa sosiologi adalah ilmu tentang gejala sosial yang tunduk pada hukum alam dan tidak berubah-ubah. Menurut Pitirim A. Sorokin menyatakan bahwa sosiologi mempelajari hubungan dan pengaruh timbal-balik antara aneka macam gejala-gejala sosial. Misalnya antara gejala ekonomi dan agama, keluarga dan moral, hukum dan ekonomi, serta masyarakat dan politik.

Menurut Emile Durkheim, pokok bahasan sosiologi adalah fakta-fakta sosial. Fakta sosial adalah pola-pola atau system yang mempengaruhi cara manusia bertindak, berpikir dan merasa. Fakta sosial tersebut berada di luar individu.Fakta sosial mempunyai kekuatan memaksa atau mengendalikan individu tersebut.

Fungsi Sosiologi

1. )   Fungsi sosiologi dalam perencanaan sosial adalah sebagai berikut:

  • Perencanaan sosial merupakan alat untuk mengetahui perubahan yang terjadi di masyarakat
  • Sosiologi memahami hubungan yang terjalin antara manusia dengan alam, hubungan antara manusia dengan kelompok, pengaruh penemuan baru terhadap manusia dan kebudayaan, serta perkembangan kebudayaan. Hal ini berarti suatu perencanaan di susun atas dasar kenyataan yang faktual.
  • Dengan adanya perencanaan sosial, dapat di gunakan untuk mengantisipasi berbagai masalah yang timbul di masyarakat.
  • Perencanaan sosial merupakan alat untuk mengetahui perkembangan masyarakat, sehingga dapat menghimpun kekuatan sosial di masyarakat.
  • Sosiologi dapat memahami perkembangan masyarakat, baik desa maupun kota, sehingga proses penyusunan perencanaan sosial dapat di lakukan

(Sumber gambar: Google.com)

2.)    Fungsi sosiologi dalam penelitian adalah sebagai berikut:
  • Untuk mempertimbangkan berbagai gejala sosial yang timbul dalam kehidupan masyarakat
  • Untuk  memahami pola tingkah laku manusia di masyarakat
  • Untuk bersikap hati-hati dan selalu berpikir rasional
  •  Untuk dapat melihat perubahan tingkah laku anggota masyarakat
  • Untuk dapat memahami simbol,kode dan bebagai istilah yang menjadi objek penelitian
3.)     Fungsi sosiologi dalam pembangunan yaitu, sosiologi itu berguna untuk memberikan data sosial yang di perlukan pada tahap perencanaan pelaksanaan maupun pembangunan.
  • Tahap perencanaan yang harus di perhatikan adalah apa yang menjadi kebutuhan sosial.
  • Tahap pelaksanaan yang di perhatikan adalah kekuatan sosial dalam masyarakat serta proses perubahan sosialnya,dan
  • Tahap penilaian yang di lakukan adalah analisis terhadap objek atau dampak sosial pembangunan tersebut.
4.)     Fungsi sosiologi dalam pemecahan masalah yaitu, sosiologi itu punya peranan besar dalam upaya-upaya pemecahan masalah sosial.Oleh karena itu, sosiologi menyuguhkan metode-metode sosial yang mampu menjadi metode penanggulangan masalah-masalah tersebut.
  • Mempelajari konflik sosial dan cara mengatasinya
  • Mengamati dan mempelajari perubahan sosial dalam berbagai bidang kehidupan
Dalam negara yang sedang melakukan pembangunan, sosiologi bermanfaat untuk kepentingan pembangunan negara. Proses pembangunan negara ditujukan untuk memberikan kesejahteraan lahir dan batin masyarakat, menjaga keutuhan atau integrasi bangsa. Penelitian sosiologi memberikan bantuan kepada masyarakat dalam memecahkan masalah-masalah sosial sebagai metode-metode prevenetif dan metode represif.
Demikianlah manteman pembahasan mengenai hakikat dan kegunaan Sosiologi dalam masyarakat, semoga bermanfaat ya.

Label:

Definisi Sosiologi, Ciri dan Objek Kajiannya

(Sumber gambar: Google.com)

Meskipun dari segi perkembangannnya Sosiologi lebih telah dibandingkan ilmu-ilmu sosial lain semisal Ekonomi, Antropologi dan lainnya. Namun Sosiologi merupakan ratu bagi ilmu sosial lainnya. Hal ini dikarenakan apa yang dikaji dalam semua ilmu sosial lain memiliki kaitan dengan Sosiologi.

Definisi Sosiologi

Dilihat dari segi bahasanya, sosiologi diyakini berasal dari kata socious (bahasa Latin) yang berarti teman dan logos (bahasa Yunani) yang memiliki arti pengetahuan atau ilmu. Jadi secara harfiah, sosiologi memiliki arti ilmu yang berbicara mengenai masyarakat.

Beberapa ilmuan sosial juga memberikan pendapatnya mengenai Sosiologi. Berikut beberapa definisi sosiologi yang dikemukakan oleh para ahli yang saya rangkum dari beberapa sumber, antara lain yaitu :
1.   Auguste Comte
Comte berpendapat bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari manuasia seebagai makhluk yang mempunyai naluri untuk senantiasa hidup bersama dengan sesamanya. Jadi, sosiologi mempelajari segala aspek kehidupan bersama yang terwujud dalam asosiasi, lembaga-lembaga, dan peradaban.
2.   Max Webber
Menurut Webber Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tindakan social. Tindakan sosial dipahami sebagai tindakan yang berorientasi kepada pihak lain, yang didalamnya terdapat maksud dan pesan tertentu.
3.   Emile Durkheim
Durkhem berpendapat Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang fakta sosial yang meliputi cara bertindak, cara berpendapat, berperasaan seorang individu yang dipengaruhi atau dikendalikan oleh pihak lain.
4.   Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi
Menurut ilmuan sosial yang berasal dari Indonesia ini, Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan sosial. Struktur sosial merujuk pada serangkaian pola perilaku masyarakat yang saling berhubungan dan berjalan secara terus menerus.


(Sumber Gambar: Sosiologi.info)
5.   Soerjono Soekanto
Soerjono juga berpendapat, Sosiologi menurutnya adalah ilmu yang memusatkan perhatian pada segi-segi kemasyarakatan yang bersifat umum dan berusaha untuk mendapatkan pola-pola umum kehidupan masyarakat.
6.  Hassan Shadily
Sosiologi menurut Hassan Shadily adalah ilmu yang mempelajari tentang  hidup bersama dalam masyarakat dan menyelidiki ikatan-ikatan antar  manusia yang menguasai kehidupan dengan mencoba mengerti sifat dan maksud hidup bersama, cara terbentuk dan tumbuh serta perubahannya.
7.  George Simmel
Simmel dalam karyanya memberikan pendapat bahwa Sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari hubungan sesame manusia.
8.  Anthony Giddens
Giddens berpendapat bahwa sosiologi adalah studi tentang kehidupan sosial manusia, kelompok-kelompok manusia dan masyarakat.
9.  Paul B. Horton
Menurut Horton, Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan penelaahan pada kehidupan kelompok dan produk kehidupan kelompok tersebut.

Dengan demikian, dan berdasarkan pendapat beberapa tokoh diatas maka Sosiologi dapat disimpulkan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tata hubungan masyarakat, tindakan sosial masyarakat, serta berusaha mempelajari tata hubungan umum yang terjadi dalam masyarakat.

Ciri - Ciri Sosiologi

Sosiologi memiliki beberapa ciri-ciri sebagai ilmu pengetahuan, yaitu:
a. Empiris. Artinya keilmuan sosiologi didasarkan pada observasi dan akal sehat, dan tidak bersifat spekualtif(dugaan). 
b. Teoritis. Artinya sosiologi selalu berusaha untuk menyusun abtraksi (kesimpulan yang umum) dari setiap hasil observasi dilapangan yang logis dan bertujuan mencari hubungan sebab-akibat sehingga melahirkansebuah  teori.
c. Kumulatif. Artinya sosiologi disusun atas teori-teori yang sudah ada, kemudian diperbaiki, diperluas, dikembangkan dan memperkuat teori-teori yang lama. 
d. Nonetis. Artinya keilmuan sosiologi bersifat bebas nilai, tidak mempermasalahkan baik atau buruk suatu permasalahan yang dikaji, namun berusaha untuk menganalisan dan menjelaskannya.
 
Apakah Objek Kajian Sosiologi?

Secara umum objek kajian sosiologi adalah masyarakat. Namun objek kajian sosiologi dapat dilihat dari dua sudut pandang. Pertama, sebagai ilmu pengetahuan objek kajian sosiologi dibedakan kepada dua macam yaitu:
 a. Objek material, yaitu meliputi kehidupan sosial, gejala-gejala, dan proses hubungan  antaramanusia yang mempengaruhi kesatuan manusia itu sendiri.
 b. Objek formal, yaitu meliputi hubungan manusia dengan manusia lain serta proses yang timbul dari hubungan manusia itu sendiri.

Sedangkan yang kedua, sebagai ilmu sosial, objek kajian sosiologi yaitu:
  a. Hubungan timbal balik antara manusia dengan manusia lainnya
  b. Hubungan antara individu dengan kelompok
  c. Hubungan antara kelompok dengan kelompok lain
  d. Sifat-sifat kelompok yang berbeda-beda

Demikianlah manteman, pembahasan singkat mengenai definisi Sosiologi, ciri-cirinya dan objek kajinnya. Semoga bermanfaat ya.

Label: