SAYA kira pertanyaan di atas sering ditanyakan dan kita dapati dalam
lingkungan keseharian kita. Pertanyaan di atas memang sekilas nampaknya
sederhana dan bisa dijawab dengan mudah, namun rupanya kalau dipikir
secara seksama dan menelisik lebih dalam, maka susah juga menemukan
jawabannya.

Beberapa
orang dengan kacamata awamnya melihat, dan kemudian membedakan --hingga
seterusnya membandingkan, bahwa tanda orang berpendidikan adalah gelar
yang melekat pada nama belakangnya, atau jenjang sekolah yang ia tekuni
sampai ke level paling tinggi misalnya.
Nah,
kalau kita melihat dengan indikator begitu, maka jelaskan orang yang
sekolah paling tinggi itulah paling berpendidikan, sebaliknya, yang
tidak bersekolah itulah ia yang tidak berpendidikan.
Nyatanya
dalam masyarakat, orang berpendidikan dan tidak berpendidikan tidak
terlihat pada seberapa tinggi dan rendahnya ia bersekolah. Ada perbedaan
yang sangat mencolok pada dua kutub golongan orang ini. Lantas
dimanakah perbedaannya?? Baca tulisan ini sampai tuntas!!
Pertama,
perbedaan penting antara orang berpendidikan dan tidak berpendidikan
adalah pengetahuannya yang up-to-date. Ya, orang-orang berpendidikan
memiliki akses yang lebih besar terhadap buku, jurnal, media online, dan
sumber daya lainnya, yang pada ujungnya hal inilah yang membantu mereka
memperoleh pengetahuan yang up-to-date dan mendalam tentang berbagai
topik. Sehingga duduk dan berdiskusi dengan orang yang demikian membawa
kita pada bertambahnya ilmu dan pengetahuan baru. Di samping itu,mereka
juga cenderung memiliki keterampilan membaca, menulis, dan berpikir
kritis yang berkembang, yang ini disebabkan oleh kemampuan mereka yang
gemar berpikir dan memakai daya guna otaknya untuk berpikir dan
berefleksi. Maka itu, untuk orang yang tidak berpendidikan adalah
kebalikan daripada yang kita sebut di atas.
Yang
kedua, orang berpendidikan memiliki keterampilan yang lebih, tidak
satu. Nah, pendidikan telah memberikan mereka keterampilan yang dapat
mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari maupun di tempat kerja.
Keterampilan ini termasuk kemampuan komunikasi yang efektif,
keterampilan pemecahan masalah, kemampuan berpikir analitis, dan
keterampilan berteknologi. Hal ini juga ada karena orang yang
berpendidikan biasanya telah dilatih dalam mengembangkan dan menggunakan
keterampilan ini, yang memungkinkan mereka beradaptasi dengan perubahan
dan tuntutan dunia kerja yang terus berkembang.
Perbedaan
lain, yang signifikan adalah kesempatan dan kualitas hidup. Orang yang
berpendidikan umumnya memiliki peluang yang lebih besar untuk memperoleh
pekerjaan yang lebih baik dan penghasilan yang lebih tinggi. Selain
itu, mereka juga cenderung memiliki akses yang lebih baik ke layanan
kesehatan, perumahan yang layak, dan kesempatan pengembangan pribadi.
Sebaliknya, orang yang tidak berpendidikan seringkali terjebak dalam
pekerjaan yang berprospek rendah dan mungkin mengalami kesulitan dalam
memenuhi kebutuhan dasar.
Meskipun
perbedaan ini signifikan, penting kita untuk mengingat bahwa setiap
individu unik dan memiliki potensi yang berbeda, terlepas dari tingkat
pendidikannya. Banyak faktor lain, seperti keberuntungan, etnisitas, dan
latar belakang sosial, juga memainkan peran dalam menentukan kesuksesan
seseorang. Oleh karena itu, penting pula untuk kita tidak
menggeneralisasi dan berasumsi bahwa semua orang dengan pendidikan
tinggi lebih baik daripada mereka yang tidak berpendidikan. Nah!!
Label: Lainnya